Restoran Cepat Saji Terkenal Ini Diam-Diam Sajikan Daging Babi Pada Konsumen Muslim?

Restoran cepat saji tertuduh (Foto: Youtube)

RESTORAN cepat saji terkenal, McDonald sepertinya memang selalu ramai menghiasi pemberitaan media seputar dunia kuliner.

 

Seperti kali ini contohnya, di sebuah kedai McDonald di Alabama. Di mana diberitakan kedai satu ini menjadi pembicaraan hangat karena mendapatkan teguran dan panggilan dari organisasi Muslim setempat, untuk segera memberhentikan secara paksa para pegawai di McDonald, Decatur, Alabama.

Peristiwa tersebut diawali, dengan sebuah klaim protes yang datang dari sebuah keluarga Muslim yang menyatakan bahwasanya mereka menemukan irisan daging bacon (daging babi) tersembunyi di dalam McChicken sandwich pesanan mereka.

“Irisan bacon tersebut, disinyalir ditempatkan tepat di atas daging ayam atau di isian bawah sandwich. Sehingga keluarga tersebut, menjadi kurang yakin alias ragu saat hendak mengonsumsi sandwich ayam tersebut,” ungkap Khuala Hadeed, selaku kepala Alabama’s Council on American-Islamic Relations (CAIR), seperti disitat Nypost, Kamis (3/8/2017).

Lebih lanjut disebutkan, Khuala menyatakan bahwasanya kejadian ini adalah sebagai bentuk kelalaian yang disengaja terhadap keyakinan agama dan etnis tertentu. Khuala juga menjelaskan duduk awal perkara, awalnya keluarga Muslim tersebut mendatangi McDonald untuk sekedar bersantap karena sedang melakukan perjalanan dari New York. Lalu keluarga Muslim tersebut memesan 14 buah sandwich ayam, namun seketika menghentikan kegiatan makan mereka karena menyadari bahwa ada rasa daging asap yang tidak familiar terhembus dari sandwich ayam tersebut. Setelah diperiksa, akhirnya keluarga Muslim tersebut menemukan irisan daging bacon pada setiap potong sandwich.

Menurut Khuala, kejadian di atas bukan merupakan ‘kecelakaan’ alami karena irisan daging bacon tersebut bukan terselip di satu atau dua buah sandwich saja. Namun, berada di semua empat belas sandwich yang dipesan. Sementara itu, perwakilan resmi dari McDonald yang bersangkutan menyatakan, bahwa mereka menolak para pegawainya dituduh melakukan hal tersebut secara disengaja.

“Kami ingin memberitahukan kepada konsumen kami tersebut, bahwasanya hal itu terjadi bukan karena disengaja oleh para pegawai McDonald. Kami menghargai setiap konsumen kami, dan memastikan bahwa semua pesanan yang ada bisa dipersiapkan akurat dan disajikan dengan baik,” ungkap salah satu perwakilan resmi McDonald tersebut.

Sejauh ini, diketahui pihak McDonald sendiri masih menyelidiki dengan seksama kejadian tersebut dengan tidak memberikan keterangan atau komentar lebih lanjut mengenai peristiwa ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: